Perubahan di dunia teknologi
memang berlangsung begitu
cepat. Seperti kehadiran
perangkat mobile canggih
dalam dua kategori:
smartphone dan komputer
tablet, yang dinilai telah
mengubah dunia.
"Kita sekarang memasuki era
yang berbeda dalam hal
internet dan konektivitas.
Internet telah mengubah
dunia selamanya, dan kini
tablet serta smartphone juga
telah kembali mengubah
dunia," kata Angela Tucci,
Chief Strategy Officer
Symantec di Marina Bay
Sands, Singapura.
"Tidak peduli di manapun kita
berada, kita bisa belanja,
bekerja, kita bisa bicara pada
orang lain, nonton sebuah
film. Hal ini memang
fenomenal. Lima tahun
lampau, kita belum bisa
melakukannya," jelas Angela
kepada detikINET dalam event
Symantec Vision 2011, Jumat
(18/11/2011).
Di satu sisi, manfaatnya
sangat besar karena manusia
bisa melakukan banyak hal di
mana saja. Akan tetapi di sisi
lain, popularitas smartphone
dan tablet membuat penjahat
cyber getol beraksi.
Terutama
dalam upayanya mencuri
informasi pribadi.
"Anda memiliki suatu
informasi berharga yang ingin
dicuri penjahat cyber. Kami di
Symantec tidak sekadar
melindungi perangkat semata
namun informasi di
dalamnya," kata wanita
berambut pirang itu.
Symantec selaku salah satu
vendor anti virus terkemuka
ingin fokus melindungi data
sensitif seperti data rekening
bank. Sebab informasi seperti
itu sangat berharga di mata
pengguna dan bisa berbahaya
jika jatuh ke tangan orang
lain.
"Perlindungan masa kini tidak
hanya sekadar soal serangan
virus tapi juga informasi,
misalnya Symantec berupaya
memastikan agar setiap
informasi ada back up-nya.
Informasi digital harus
dipastikan terlindungi secara
efektif, namun mudah juga
untuk diakses," kata dia.
Angela juga meyakinkan
bahwa informasi yang di-back
up oleh Symantec benar-
benar aman dan tidak diakses
selain oleh pemiliknya.
Perusahaan asal Amerika
Serikat ini memiliki sistem dan
policy tersendiri untuk
memastikan hal tersebut.